by Jimmy Wahyudi Bharata on July 26th, 2013
hukum aqiqah dan qurban

hukum aqiqah dan qurban

Hukum Aqiqah dan Qurban. Di satu media ada pertanyaan tentang. Pertanyaanya, kurang lebih seperti ini: Begini Pa Ustaz, saya lanjut usia, sampai saat ini masih terhutang belum melaksanakan aqiqah, disamping itu ada keinginan juga berkurban, mana yang harus didahulukan/digugurkan, aqiqah dulu atau berkurban dulu mengingat kondisi finansial juga terbatas. Dan aqiqahnya seperti apa yang saya harus lakukan, maksudnya apakah disedekahkan saja, atau pakai acara selamatan Terima kasih atas jawabannya. Bambang Hartono

Jawaban
pertanyaan seputar hukum aqiqah dan qurban ini sebagai berikut; Jazakallah pak atas doa dan kebaikannya. Hukum berqurban lebih tegas, kuat dan prioritas daripada aqiqah, apalagi waktunya telah berlalu. Pilihannya utamakan qurban dulu, namun waktu qurban hanya sebatas tanggal 10-14 Zulhijjah tiap tahun.

Kalau dalam jangka waktu dua bulan ke depan bapak berpeluang besar mendapatkan rezeki yang cukup kedua-duanya, maka boleh bapak mengqadha’ aqiqah yang belum ditunaikan. Bersedekah dengan daging aqiqah dan dikonsumsi oleh sebagian kaum muslimin  sudah cukup. Selamatan atau kenduri hanya tradisi yang tidak harus dilakukan.   Wallahu a’lam.   ~ Ust. Tajuddin Pogo, Lc, MH

Hukum Aqiqah dan Qurban

Tambahan, seperti yang dikutip hukum aqiqah ini dari media YDSF jawabannya sebagai berikut. Mungkin pertanyaan sebaiknya mendahulukan yang mana, aqiqah atau qurban, itu hanya relevan dalam kondisi, dimana waktu pelaksanaan aqiqah atas kelahiran anak (misalnya pada hari ke-7 atau ke-14 atau ke-21 kelahirannya sesuai kesunnahan penyembelihan aqiqah), adalah pas bertepatan dengan datangnya hari raya ‘Iedul Adha. Sedangkan orang tua si bayi tidak mampu melaksanakan aqiqah dan qurban dua-duanya sekaligus. Dan dalam kondisi seperti itu, sunnah aqiqah yang sebaiknya lebih diutamakan dan didahulukan. Karena sifatnya lebih khusus daripada qurban yang lebih umum dan terjadi setiap tahun.

Adapun untuk kondisi Ibu, maka pada saat hari raya Idul Adha tiba, maka yang lebih afdhal Ibu laksanakan adalah berqurban, karena itu yang sudah jelas-jelas hukum kesunnahannya. Sedangkan untuk aqiqah pada usia dewasa sangat diperselisihkan hukum kesunnahannya. Karena memang sepengetahuan kami, tidak ada dalil dan contoh khusus dari Nabi saw. maupun dari sahabat dan ulama salaf tentang kesunnahan aqiqah pada usia dewasa. Meskipun jika mampu dan tetap ingin melaksanakannya, dengan syarat tidak “mengorbankan” ibadah qurban, maka insyaallah boleh-boleh saja dan ditolerir.

Jadi jelas hukum aqiqah dan qurban ini mana yang harus di dahulukan

Incoming search terms:

contoh akikah dan kurban (5)pertanyaan mengenai qurban (5)aqiqah dan qurban mana yang didahulukan (4)pertanyaan tentang qurban (3)pertanyaan aqiqah dan kurban (3)mendahulukan aqiqah atau qurban (3)pertanyaan seputar aqiqah dan qurban (3)Pertanyaan tentang qurban dan aqiqah (3)pertanyaan seputar kurban dan akikah (2)dahulukan mana qurban atau aqiqah (2)

Related posts:

  1. Qurban dan Aqiqah di agenzaka.com
  2. Aqiqah Bayi Bertepatan Qurban
  3. Sedia Qurban

Leave a Reply

%d bloggers like this: